Siklus 1.064 Hari Bitcoin: Akankah Bottom/Harga Terendah Terjadi 5 Oktober 2026?
Analisis siklus 1.064 hari Bitcoin dan prediksi area terendah (bottom) pada 5 Oktober 2026. Cek pola historis bull & bear market selengkapnya.

Misteri Siklus 1.064 Hari: Mampukah Bitcoin Mencapai Titik Terendah pada 5 Oktober 2026?
Pasar kripto selalu dipenuhi oleh spekulan dan teori data teknikal yang menarik untuk jadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Baru-baru ini, sebuah analisis historis yang diunggah oleh akun @SeffafNet menjadi sorotan publik. Memaparkan pola matematis berulang yang dinilai cukup presisi secara kebetulan terkait durasi pasar naik (bullish market) dan pasar turun (bearish market) pada pergerakan harga Bitcoin.
Jika pola historis ini terulang secara akurat, pasar diproyeksikan akan menyentuh titik dasar (bottom) tepat dalam 50 hari ke depan, yakni pada 5 Oktober 2026.
Kejanggalan Angka Historis Siklus Bitcoin
Teori ini dapat di lihat secara konsistensi durasi waktu dari dua siklus besar Bitcoin sebelumnya:
- Siklus Pertama (2015–2018): Pasar bullish berlangsung selama 1.064 hari (2015–2017), yang kemudian diikuti oleh fase bearish selama 364 hari (2017–2018).
- Siklus Kedua (2018–2022): Pasar kembali mencatatkan pola yang sama persis, yakni 1.064 hari bull market (2018–2021) dan disusul 364 hari bear market (2021–2022).
- Siklus Ketiga (2022–2026): Fase bullish tercatat berjalan sejak 2022 hingga puncaknya di 2025 (kembali memakan waktu 1.064 hari).
Mengacu pada hitungan 364 hari bear market yang melengkapi fase tersebut, titik terendah dari siklus penyesuaian harga saat ini mengarah tepat pada tanggal 5 Oktober 2026.
Menghadapi Gelombang Ketakutan Terakhir (FUD)
Berdasarkan model grafik Bitcoin Rainbow Wave, sebelum sebuah siklus bullish baru dimulai, pasar biasanya akan melewati fase Buy Zone atau akumulasi di titik paling bawah. Fase ini kerap diwarnai oleh gelombang ketakutan yang ekstrem (FUD = ketakutan, ketidakpastian, dan keraguan), penurunan harga signifikan, hingga momen ketika mayoritas pelaku pasar beranggapan bahwa siklus histori Bitcoin berubah.
Namun, sejarah mencatat bahwa titik keputusasaan tertinggi sering kali menjadi sinyal pembalikan arah menuju fase kenaikan berikutnya.
Kesimpulan
Apakah perhitungan 1.064 hari dan tanggal 5 Oktober 2026 ini akan terbukti secara presisi, atau hanya sekadar kebetulan angka historis? Sebagai investor, proyeksi matematis seperti ini sebaiknya disikapi dengan bijak sebagai bahan pertimbangan analisis, bukan sebagai kepastian absolut. Mengingat volatilitas pasar kripto yang tinggi, menjaga strategi manajemen risiko dan alokasi modal tetap menjadi fondasi utama sebelum mengambil keputusan investasi.
